PUSAR dan TODAI
Selama 40 tahun, benda kecil ini tetap kami simpan. Benda ini bukan perhiasan, bukan pula suvenir dari sebuah perjalanan. Ini adalah tali pusar anak kedua kami, Aldian, yang lahir di Jepang. Dulu, benda ini tidak sendirian. Saat akan meninggalkan Saitama Chuo Hospital, seorang perawat memberikan sebuah kotak kayu kecil kepada kami. Di dalamnya ada tali pusar bayi-ku yang baru lahir. Di Jepang memang ada kebiasaan menyimpan tali pusar bayi, yang dikenal sebagai heso no o (へその緒). Bagi keluarga Jepang, tali pusar yang disimpan itu menjadi kenangan dari hari kelahiran sekaligus simbol ikatan antara ibu dan anak. Kotaknya kecil, terbuat dari kayu, dengan hiasan cantik di bagian tutupnya. Aku masih ingat ketika perawat menyerahkan kotak itu kepada kami. Sambil tersenyum, ia berkata: “Silakan, pusar ini ditanam di halaman Tokyo University supaya kelak anaknya bisa kuliah di sana.” Aku pun menerima kotak tersebut sambil tersenyum dan membungkuk seperti layaknya orang Jepang. Dari C...