Setapak nan Hijau

Setapak nan Hijau
Hutan kota di Serenia Hills

Wednesday, February 17, 2021

Bambang si Penyapu Jalan

    Sekitar jam 5.30 pagi selalu terdengar suara penyapu jalanan di depan rumah. Awalnya saya pikir petugas baju orange DKI. Pukul 9, pasukan seragam orange datang menyapu jalanan sekitar rumah. Menjadi pertanyaan, apakah seragam orange menyapu dua kali setiap pagi?. Keesokan pagi, saya sengaja ke teras rumah memperhatikan siapa sebenarnya penyapu pagi hari. Ternyata seorang bapak yang sudah paruh baya dengan badan cukup kekar, tidak terlalu tinggi sedang  menyapu.

    Saya keluar pagar, saya ajak dia ngobrol sambil menanyakan siapa bapak, tinggal dimana dlsb. Namanya Bambang dan hanya menjawab pertanyaan saya bahwa saya ya menyapu saja disekitar sini. Lalu saya tanya tinggal dimana, dijawab dimana saja sambil berusaha menghindari saya dan terus menyapu. Ah barangkali dia belum mau berkomunikasi,

    Suatu saat saya liat dia menyapu sore hari. Kemudian saya liat dia bawa sepeda. Saya sapa dia "naik sepeda pak". jawabnya : iya bu, saya terima tambal ban".    

    Semakin saya penasaran, sebenarnya siapa dia. Saya coba tanya ke ART tetangga yang sedang belanja sayur, namun tidak ada yang bisa menjelaskan dengan pasti siapa dia sebenarnya. Bahkan ada yang mengingatkan saya untuk tidak usah terlalu baik pada dia karena agak tidak waras. Sampai suatu saat saya bertemu bendahara RT yang saya lihat cukup sering berkomunikasi dengan pak Bambang. Menurut bendahara RT memang sering dimintai menyapu sekitar RT kami sambil sedikit memberi bantuan uang kepada pak Bambang. Tinggalnya memang tidak jelas dimana dan punya keahlian menambal ban. Begitulah pak Bambang tetap menyapu pagi atau sore, Jika pagi atau sore jalanan rumah  bersih, tanda pak Bambang datang menyapu. Pernah sampai beberapa hari tidak muncul, kabarnya sakit.  

    Pada suatu jumat, ART rumah kami menyiapkan makanan untuk diberikan pada pak Bambang. Nampak sepedanya juga ada beberapa bungkusan makanan yang menurut pak Bambang diberi oleh beberapa warga. Begitulah kehidupan Jakarta yang keras. Ada pak Bambang yang masih belum punya tempat tinggal dan senang berpindah-pindah tempat. Disatu sisi masyarakat Jakarta masih ada yang memberi perhatian pada yang diangggap  membutuhkan, tidak seperti digambarkan selama ini bahwa hidup di Jakarta tidak saling kenal satu dengan lainnya.      

Monday, February 15, 2021

Resensi buku DIET REST

    Di masa pandemi Covid-19 ini, apapun yang berkaitan dengan meningkatkan daya tahan tubuh menjadi perhatian dan perlu diupayakan. Siapapun tidak ingin terpapar Covid-19. Berbagai macam informasi yang beredar tentang pentingnya meningkatkan daya tahan tubuh. Diawali dengan berjemur matahari pagi, minum rempah-rempah yang banyak dijumpai di Indonesia, perbanyak suplemen terutama vit D. Selain itu perlu tetap olah raga dan harus perbanyak tidur/istirahat, serta masih banyak yang lain.

    Awalnya saya membeli buku 101 Tips Berhasil Diest Rest selain saya tahu dengan penulisnya yaitu dr. Rita Ramayulis juga tertarik dengan kata-kata REST dan gambar buah dan sayur yang ada di cover bukunya. Bisa jadi ini juga menjadi pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Saya ingin tahu apa yang dimaksud REST dalam buku tsb. Buah dan sayur yang menjadi cover buku juga menjadi daya tarik karena keduanya merupakan makanan utama saya.

    Ternyata REST adalah singkatan Rendah Energi Seimbang Teratur (hal  6). Dengan Diet Rest diyakini: tubuh akan lebih bugar, daya tahan meningkat, kulit lebih cerah, penurunan kadar kholesterol, penurunan tekanan darah dan terlihat lebih muda. Dokter yang menulis memang nampak muda dan berenergi.

    Ditampilkan contoh menu makanan yang DER (Densitas Energi Rendah) berikut daftar kandungan energi bahan makanan (Hal 13-23), yang menurutku agak membuat bingung menghafalnya apalagi kalau setiap hendak makan harus menghitung dulu kalorinya.

    Walau begitu aku setuju prinsip Gizi seimbang  serta pendapatnya bahwa Sayur dan Buah adalah bahan makanan yang memiliki densitas energi rendah, sehingga makanan ini mutlak dikonsumsi (hal 24-25). Selain itu untuk menyeimbangkan asupan maka diperlukan peningkatan aktivitas fisik. Yang saya suka adanya resep menu diet Rest yang patut untuk dicoba. Dengan mencoba menu tentu akan terbiasa mengonsumsi makanan rendah energi.
    Bagi yang ingin mencoba, perlu membaca buku ini, Jangan lupa tetap bergerak dan kontrol emotional eating dan makan dengan frekuensi teratur. Salam Sehat

Review tulisan Daily Dhani

    Menarik apa yang ditulis oleh Daily Dhani. Menurut dia, apapun idenya perlu ditulis dan dijadikan inspirasi tulisan berikutnya. Menyadari bahwa semua orang tidak semuanya bisa menjadi cerpenis, novelis dan jurnalis, akan tetapi semua orang perlu sarana untuk mengepresikan diri.

    Ibu muda yang sekarang punya kegiatan membuat sabun natural, sangat ditunggu tulisan yang berkaitan dengan produksi sabun natural.  Tulisan perjalanan menjadi wanita yang punya kesibukan domestic, selain juga hobi travelling, nonton film, baca buku dan lain-lain tentunya akan menarik untuk ditulis dan dibaca. Bisa menjadi inpirasi para ibu muda lain. 

Thursday, February 4, 2021

Harusnya Memang Menulis

     Melihat tulisan tanganku, rasanya memang tidak salah jika tulisanku disebut seperti cakar ayam. Memang betul tulisan tanganku tidak ada indahnya. Beruntung zaman sudah berubah. Kemajuan Teknologi mengantarkan jemari tanganku menulis dengan tidak terlalu banyak menggunakan tulisan tangan. Tentu saja masih ada yang harus ditulis dengan tangan, tapi tak apalah kalau hanya menulis di amplop atau sekedar menulis di atas kertas kecil.

    Sebenarnya ketika masih remaja hingga mahasiswa, ada kebiasaan menulis buku harian. Tentu dengan tulisan tangan. Kala itu rasanya aku masih bisa membaca tulisan tanganku itu dengan baik. Sayang kebiasaan menulis tangan di buku harian berhenti saat berumah tangga dan mulai punya anak. Sibuk mengurus anak dan beradaptasi hidup di negeri Sakura menjadi alasan tidak sempat menulis. Situasi berubah ketika aku diterima kerja di radio NHK seksi bahasa Indonesia.

    Bekerja di NHK awalnya sebagai penyiar. Kemudian aku diberi satu slot acara khusus untuk menceritakan kehidupanku sebagai orang Indonesia yang menjalani kehidupan dengan dua anak yang bersekolah di sekolah Jepang. Ini tantangan yang sekaligus menyadarkan aku bahwa kehidupan di Jepang memang harus ditulis. Hampir 8 tahun hidup di sana. Slot acara itu oleh produser diberi nama: Jullie No Nikki Kara (Dari buku harian Jullie).

    Jadi sebenarnya dulu aku cukup rajin menulis. Tapi mengapa sekarang tidak lagi menulis seaktif dulu? Perlu tantangan apa untuk bisa menulis lagi? Padahal aku punya keinginan untuk bisa bercerita tentang perjalanan hidupku, setidaknya untuk anak-cucuku. Hanya dalam bentuk tulisanlah cerita itu bisa tetap diikuti dan didokumentasi





Tuesday, February 2, 2021

Ternyata Aku Biasa Menulis


 





Melihat tulisan tanganku, rasanya memang tidak salah jika tulisanku disebut seperti cakar ayam. Tapi memang betul tulisan tanganku tidak ada indahnya. Beruntung jaman sudah berubah karena tehnologi mengantarkan jemari tanganku menulis tidak menggunakan tulisan tangan. Tentu saja masih ada yang harus ditulis dengan tangan, tapi tak apalah kalau hanya menulis di amplop atau sekedar menulis diatas kertas kecil.

Sebenarnya ketika masih remaja hingga mahasiswa, ada kebiasaan menulis buku harian. Tentu dengan tulisan tangan. Kala itu rasanya aku masih bisa membaca tulisan tanganku itu dengan baik. Sayang kebiasaan menulis tangan di buku harian berhenti saat berumah tangga dan mulai punya anak. Sibuk mengurus anak dan beradaptasi hidup di Negeri Sakura awalnya tidak sempat menulis. Situasi berubah ketika aku diterima kerja di radio NHK seksi bahasa Indonesia.

Bekerja di NHK awalnya sebagai penyiar. Kemudian aku diberi 1 slot acara khusus untuk menceritakan kehidupanku sebagai orang Indonesia yang menjalani kehidupan dengan dua anak yang bersekolah di sekolah Jepang. Ini tantangan yang sekaligus menyadarkan aku bahwa kehidupan di Jepang memang harus ditulis. Slot acara itu oleh produser diberi nama: Jullie no nikki kara (Dari buku harian Jullie).

Jadi sebenarnya aku dulu cukup rajin menulis. Tapi kenapa sekarang tidak lagi menulis seaktif dulu? Perlu tantangan apa untuk bisa menulis lagi? Padahal aku kan pengen cerita tentang perjalanan hidupku bisa jadi cerita yang bisa dibaca oleh anak cucuku. Hemm...




Bambang si Penyapu Jalan

     Sekitar jam 5.30 pagi selalu terdengar suara penyapu jalanan di depan rumah. Awalnya saya pikir petugas baju orange DKI. Pukul 9, pasuk...