Setapak nan Hijau

Setapak nan Hijau
Hutan kota di Serenia Hills

Monday, February 15, 2021

Resensi buku DIET REST

    Di masa pandemi Covid-19 ini, apapun yang berkaitan dengan meningkatkan daya tahan tubuh menjadi perhatian dan perlu diupayakan. Siapapun tidak ingin terpapar Covid-19. Berbagai macam informasi yang beredar tentang pentingnya meningkatkan daya tahan tubuh. Diawali dengan berjemur matahari pagi, minum rempah-rempah yang banyak dijumpai di Indonesia, perbanyak suplemen terutama vit D. Selain itu perlu tetap olah raga dan harus perbanyak tidur/istirahat, serta masih banyak yang lain.

    Awalnya saya membeli buku 101 Tips Berhasil Diest Rest selain saya tahu dengan penulisnya yaitu dr. Rita Ramayulis juga tertarik dengan kata-kata REST dan gambar buah dan sayur yang ada di cover bukunya. Bisa jadi ini juga menjadi pilihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Saya ingin tahu apa yang dimaksud REST dalam buku tsb. Buah dan sayur yang menjadi cover buku juga menjadi daya tarik karena keduanya merupakan makanan utama saya.

    Ternyata REST adalah singkatan Rendah Energi Seimbang Teratur (hal  6). Dengan Diet Rest diyakini: tubuh akan lebih bugar, daya tahan meningkat, kulit lebih cerah, penurunan kadar kholesterol, penurunan tekanan darah dan terlihat lebih muda. Dokter yang menulis memang nampak muda dan berenergi.

    Ditampilkan contoh menu makanan yang DER (Densitas Energi Rendah) berikut daftar kandungan energi bahan makanan (Hal 13-23), yang menurutku agak membuat bingung menghafalnya apalagi kalau setiap hendak makan harus menghitung dulu kalorinya.

    Walau begitu aku setuju prinsip Gizi seimbang  serta pendapatnya bahwa Sayur dan Buah adalah bahan makanan yang memiliki densitas energi rendah, sehingga makanan ini mutlak dikonsumsi (hal 24-25). Selain itu untuk menyeimbangkan asupan maka diperlukan peningkatan aktivitas fisik. Yang saya suka adanya resep menu diet Rest yang patut untuk dicoba. Dengan mencoba menu tentu akan terbiasa mengonsumsi makanan rendah energi.
    Bagi yang ingin mencoba, perlu membaca buku ini, Jangan lupa tetap bergerak dan kontrol emotional eating dan makan dengan frekuensi teratur. Salam Sehat

No comments:

Post a Comment

Bambang si Penyapu Jalan

     Sekitar jam 5.30 pagi selalu terdengar suara penyapu jalanan di depan rumah. Awalnya saya pikir petugas baju orange DKI. Pukul 9, pasuk...